Probolinggo – SMK Negeri 3 Kota Probolinggo kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua bagi seluruh peserta didik baru kelas X Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai upaya membentuk karakter, serta memperkenalkan budaya sekolah. Pada hari kedua ini, seluruh peserta didik baru tetap mengenakan seragam putih biru SMP sesuai dengan ketentuan MPLS.
Sejak pagi, para siswa mengikuti berbagai kegiatan yang telah disusun secara sistematis agar mereka semakin mengenal lingkungan sekolah, program pendidikan, hingga gambaran dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah lulus. Kegiatan diawali dengan pembiasaan kegiatan tartil Al-Qur'an bagi yang beragama Islam, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Memasuki sesi berikutnya, peserta didik kembali berkumpul untuk mengikuti materi mengenai isu NAPZA yang disampaikan oleh narasumber dari Yayasan Orbit Surabaya Rehabilitasi Narkoba. Materi ini memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Praktik Kerja Lapangan (PKL), Kunjungan Industri, Teaching Factory (TEFA), dan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang disampaikan oleh Ibu Brilyanti Amalia, S.Pd., M.Pd. di Hall Adenium. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membekali peserta didik dengan pengalaman nyata di dunia industri.
Setelah pembiasaan pagi selesai, seluruh peserta didik baru diarahkan menuju Hall Adenium SMKN 3 Kota Probolinggo. Di tempat tersebut, mereka mengikuti materi mengenai Visi dan Misi sekolah serta pengenalan 8 Standar Kompetensi Lulusan yang disampaikan oleh Ibu Yenny Anantasari, S.Si., M.Pd.
Materi ini bertujuan agar peserta didik memahami arah pendidikan di SMKN 3 Kota Probolinggo serta kompetensi yang diharapkan dimiliki setelah menyelesaikan masa studi.
Kegiatan dilanjutkan dengan Pengenalan Program Keahlian dan Budaya Kerja. Para peserta didik menuju ruangan yang telah ditentukan sesuai program keahlian untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Ketua Jurusan. Pada sesi ini, siswa diperkenalkan dengan prospek kerja, fasilitas praktik, hingga budaya kerja di setiap jurusan.
Setelah seluruh materi selesai disampaikan, peserta didik melaksanakan waktu istirahat dan menunaikan ibadah salat Dzuhur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi yang dipandu oleh wali gugus dan pendamping gugus.
Melalui rangkaian kegiatan MPLS hari kedua ini, SMKN 3 Kota Probolinggo berharap seluruh peserta didik baru semakin mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya kerja yang diterapkan, memiliki wawasan mengenai bahaya NAPZA, serta termotivasi untuk belajar, berprestasi, dan menjadi lulusan yang berkarakter, kompeten, serta siap menghadapi tantangan dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Red: Queenza