23 Februari 2026 – Dalam Pesantren Ramadhan kali ini rangka mengisi bulan suci mengusung tema spesifik Ramadhan dengan kegiatan yaitu, “Mari jadikan Pesantren positif dan penuh makna, Ramadhan sebagai wadah SMK Negeri 3 Probolinggo belajar, berdiskusi, dan kembali menggelar kegiatan mengamalkan nilai-nilai dalam Pesantren Ramadhan, kehidupan sehari-hari.”
sebuah kegiatan rutinan setiap bulan Ramadhan Membahas pemahaman yang penuh rahmat ini, menyeluruh tentang puasa. Tepat pada hari Senin, 23 Februari 2026, siswa kelas X dengan semangat tinggi membatalkan puasa dan mengikuti rangkaian acara hukum-hukum penting yang di hari pertama. Puji perlu diketahui agar ibadah syukur kegiatan berjalan sesuai syariat. Selain berlangsung dengan lancar, itu, materi ini menekankan materi yang dibawakan oleh pentingnya membentuk Bapak Edy Priyanto Indra generasi Islam yang tidak Laksana serta Drs. Aliman, hanya cerdas secara M.Pd menciptakan suasana intelektual, tetapi juga rohani yang semakin erat berakhlak mulia, disiplin, menjelang puncak ibadah jujur, dan bertanggung jawab puasa Ramadhan 1447 H. dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Pesantren Dilaksanakan dengan tujuan utama Ramadan diawali memperkuat pendidikan karakter Islami dengan shalat dhuha di kalangan siswa vokasi yang seringkali berjamaah di aula terpapar pengaruh budaya populer, sekolah yang diikuti kegiatan ini diharapkan tidak hanya siswa dengan tertib dan meningkatkan spiritualitas pribadi khusyuk. Kegiatan mereka selama Ramadhan, tetapi juga dilanjutkan ceramah membentuk kebiasaan berakhlak keagamaan oleh karimah yang berkelanjutan pasca- pengawas PAI tentang kegiatan, seperti yang tercermin dari pentingnya respon antusias siswa yang saling meningkatkan iman, berbagi catatan dan diskusi kecil menjaga akhlak, dan setelah tausiyah selesai. Kepala memanfaatkan Ramadhan sekolah dalam sambutannya untuk memperbaiki diri. menyampaikan bahwa kegiatan Selanjutnya, siswa Pesantren Ramadhan ini tidak hanya melaksanakan shalat bertujuan meningkatkan pemahaman dzuhur berjamaah dan agama, tetapi juga membentuk karakter tadarus Al-Qur’an siswa yang religius, disiplin, dan secara berkelompok berakhlak mulia. Diharapkan melalui guna menumbuhkan kegiatan ini, nilai-nilai keislaman dapat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta tertanam dan diaplikasikan dalam serta kehidupan sehari-hari, baik di meningkatkan lingkungan sekolah maupun di kelancaran membaca. masyarakat.
Red: Queenza

